Kendo, Aikido, martial art related

Friday, June 7, 2019

Perlengkapan Ninja (Ninja part 2)


Ninjatou, Shuriken, dan Pakaian Hitam

Mengenai senjata - senjata yang digunakan ninja, akan dibahas di artikel yang berbeda, untuk artikel ini, akan dibahas khusus mengenai 3 hal diatas
Pertama, Pedang Ninja (忍者刀). Pedang khusus Ninja sebenarnya tidak ada. Seperti yang sudah dijelaskan, konsep mengenai Ninja adalah penyamaran agar tidak bisa diketahui lawan . Jika ninja membawa / mengenakan senjata seperti pedang ninja, bagaimana hal ini bisa membantu penyamaran? Hal ini seperti menggunakan lencana besar yang mengatakan bahwa anda pelaku spionase, pencurian, dan sabotase. 

Pedang Ninja / ninjatou muncul sebagai senjata dari karakter ninja modern. Zaman dulu sudah ada pedang Jepang  yang lurus, bahkan sudah ada sejak jaman feodal. Tsuba persegi juga sudah ada namun ini merupakan topik yang berbeda. Seorang Ninja biasanya menggunakan pisau kecil dan mudah disembunyikan seperti Wakizashi, Tantou atau Uchigatana yang disembunyikan di balik tongkat. 

Selain itu, Ninja sangat terkenal menggunakan peralatan sehari - hari sebagai senjata contohnya Kama ( – sabit) atau juga Kunai (苦内), yang merupakan peralatan pertanian. Ada pula senjata Ninja yang begitu terkenal yaitu Shuriken (手裏剣). Kemungkinan besar, senjata berbentuk bintang yang dilemparkan ini tidak dibuat untuk digunakan sebagai senjata. Alat tersebut digunakan untuk memotong, mengelabui, dan juga melukai lawan yang tidak menggunakan baju perang, tapi sebenarnya tidak dimaksudkan untuk digunakan dalam pertarungan apalagi untuk membunuh seseorang. 

Ada beberapa jenis Shuriken yang akan dibahas dalam artikel berbeda, tapi yang paling penting adalah kegunaan dari alat ini.

Pakaian hitam Ninja yang sangat terkenal juga merupakan ciri - ciri ninja yang sering disalahpahami. Ninja memang menggunakan pakaian berwarna hitam atau berwarna gelap. Pakaian berwarna hitam atau gelap sangat membantu saat malam, khususnya jika bertujuan untuk menyelinap ke dalam kamp musuh dan menyulut api untuk memicu kebakaran. Hal itu bukan rekayasa ninja modern. Penggambaran tertua mengenai Ninja dengan pakaian hitam berasal dari Manga Hokusai dan cerita tersebut sangat terkenal. Dikatakan bahwa Ninja tidak hanya berpakaian serba hitam, namun juga warna lainnya seperti biru laut, coklat tua, serta hijau. 

Begitu juga tentang topeng ninja yang sangat terkenal. Penutup kepala ini sangat umum di Jepang. Pendapat yang sama juga berlaku untuk baju perang Ninja. Sebenarnya hal itu tidak ada, khususnya jika itu dimaksudkan untuk melawan baju perang samurai. Baju perang ninja biasanya dikaitkan dengan pakaian jenis Tatami, dibuat dari kusari, kikko, atau kombinasi keduanya, dengan sifat yang ringan, mudah disimpan, dan mudah disembunyikan dibawah pakaian biasa. Pakaian seperti inilah yang paling penting untuk dimiliki oleh seorang yang akan menyamar. Sangat mungkin jika seorang Ninja menggunakan baju pelindung seperti ini, tapi tidak hanya itu saja. 

Baju pelindung Tatami juga digunakan oleh Samurai, khususnya oleh polisi pada jaman Edo. Jika kita membahas mengenai Samurai yang juga seorang Ninja di masa sengoku, kemungkinan ia akan menggunakan baju besi standar samurai dalam pertempuran. 


Ini adalah ninja berpakaian hitam yang digambarkan di manga Hokusai. Terlihat ada pedang di punggung, icon yang begitu melekat dengan penggambaran ninja  


Ninja VS Samurai?

Seperti yang sudah dijelaskan, seorang Samurai bisa jadi adalah seorang Ninja, begitu juga seorang petani. Ninja bukanlah kelas sosial tertentu, namun sudah ada anggapan umum kalau Ninja adalah musuh bebuyutan Samurai, seperti kucing dan anjing. Tetapi sebenarnya tidak seperti itu. Contohnya Hattori Hanzou yang telah disebut di artikel sebelumnya, adalah seorang samurai juga seorang ninja. Walaupun hanya sedikit fakta yang ada di mitos "ninja vs samurai" , sebenarnya apa yang disebut dengan "Ninja VS Samurai" adalah referensi dari sebuah fakta sejarah yaitu dalam Perang Tenshou-Iga. 

Pada perang ini, provinsi Iga diinvasi oleh Oda Nobunaga (織田信長) dan berkat area yang bergunung-gunung serta ditutupi hutan, penduduk Iga dapat memukul mundur invasi tersebut. Keberhasilan mereka juga karena taktik gerilya yang mereka gunakan, yang biasanya dihubungkan taktik Ninja. Iga, seperti juga Koga adalah salah satu provinsi yang kaya kaitannya dengan Ninja. 

Sekali lagi, perlu diketahui bahwa Ninja di Iga yang bertempur dalam perang juga seorang Samurai. Namun, cara mereka bertempur sangat berbeda bagi pasukan Nobunaga. Sehingga anggapan Ninja melawan Samurai masih ada hingga sekarang.   


Tensho Iga no ran (天正伊賀の乱), dari ukiyo-e yang pembuatnya tidak diketahui
Bersambung ke bagian 3..

Penyamaran Ninja