Kendo, Aikido, martial art related

Tuesday, December 27, 2011

Aikido Seminar and Grading Examination with Hiroshi Fujimaki Shihan, December 2011 (Photograph)

3:34 PM Posted by author , , , , No comments
Here's another documentation for the seminar :
start to line up
yokomen uchi gokyo
ni nin gake
tenchi nage
watch every participant closely
with boken

another smile.. ^^
with kiku no hana dojo member
with bandung local committee
with all participants
this cat seems enjoyed the seminar, she always there the whole session.. ^^

Aikido Seminar and Yudansha Grading Examination with Hiroshi Fujimaki Shihan (6th Dan), November 2011

1:00 PM Posted by author , , , , No comments
For you who maybe forgot or dont know yet about Fujimaki Shihan, here's some video of his demonstration :



The Exam this time were a bit different compared to previous exam, why? First, because its held in bandung, a city in West Java, a city where i experienced my first encounter with the beautiful art of aikido ^^, and the second, the exam were held for 1st dan and 2nd dan exam only, where usually the exam were held for grade up to 4th dan, oh..and there was one more thing, on this exam, before the participants follow the exam, Fujimaki sensei held a screening session, to check and decide whether the participants could follow the exam or not. As far as i know, this were the first time such system implemented on yudansha grading examination.

welcome banner
Hiroshi Fujimaki Shihan

Exact location for exam was Citra Arena Sport Buliding. The whole event consist of 3 days seminar, 18th-20th of November 2011, friday to sunday, with total of 6 training session, and the exam were held on the last day. The seminar was great, Fujimaki sensei teach patiently, with strong emphasis on basic, each time after he show/teach a technique, he will went around the mat to check and teach the participants personally. Had friendly personality, he smile almost all the time, at least that will make your tired body feel a bit better.. :).
C-Tra Arena Sport Building
session opening
session start
teach hanmi handachi
kokyu ho
answering every participant question
Can you see the joy? ^^

On screening session prior to exam, there were 2 participants from 1st dan and 1 participant from 2nd dan exam that didn't pass the session, so the exam participants will be 9 person for 1st dan exam, and 4 people for 2nd dan exam (if i'm not mistaken). Fujimaki sensei said before screening session that he will check 5 things : kata (form), continuity (not too slow), zanshin, stamina (physic and mental), and.. ah i forgot the last one..maybe someone could help me?
1st dan screening session
2nd dan screening session
After the exam finished, sensei announced the result by calling the participants name, one by one, and told the result directly, he also gave comments to each participant, about their exam, and thank god, all of exam participants passed ^^. Had a really good time, thank you for Fujimaki sensei, all participants, also for Jakarta and Bandung committee, its nice to had such big, friendly and warm family :).

see the relieved faces.. ^^
congratulations.. :)

see u all next time..

You can see another photograph here


ps : Big..big..thanks to Ketut senpai for all the help :)


Photograph : courtesy of Bandung Enryukai Aikido

Tuesday, December 20, 2011

Tips Membela Diri [ aspek teknis ]


Lanjutan dari post sebelumnya tentang tips membela diri :

Berikut ini adalah tips-tips bela diri praktis yang bisa saya bagi. Barangkali tips-tips di bawah ini terkesan kejam, tapi beginilah keadaan di jalanan yang sebenarnya.

i'm watching youu..
Pandangan. Mata tidak boleh terfokus pada satu bagian dari tubuh lawan. Mata harus bisa melihat seluruh tubuh lawan dengan bahu sebagai titik fokusnya (meskipun tetap tidak terfokus 100% pada bahu). Melihat bahu ada manfaatnya untuk menebak serangan lawan, karena biasanya bahu akan bergerak duluan sebelum menyerang, kecuali jika ia adalah ahli bela diri yang sangat terlatih. Jika mata Anda terfokus pada tangan, maka Anda tidak akan bisa mengawasi kakinya, demikian pula sebaliknya. Seluruh gerakan lawan harus bisa terlihat. Hal ini bisa dilatih, bahkan jika lawan berjumlah lebih dari satu orang.




yup..jangan terpana dengan wajah ini..
Wajah lawan. Ya, sebagian besar preman memang jelek. Tapi tidak usah melihat wajahnya, karena yang menyerang adalah tangan dan kakinya, bukan wajahnya. Berhentilah menatap wajahnya. Kalau ia mendekatkan wajahnya, maka segera ambil kesempatan untuk melukai matanya.




jangan sampe kaya gini gan..
Emosi. Jangan terlalu percaya pada mitos Dragon Ball. Manusia yang mengamuk tidak akan bertambah kuat. Serangannya pun akan semakin ngaco. Jika lawan hanya satu, ada baiknya memprovokasi lawan, misalnya dengan meludahi mukanya atau balas memaki. Tidak ada salahnya, ini cuma psy-war. Setelah emosinya terpancing, gerakannya akan menjadi serampangan dan susah terkendali.




mmm..not for daily use..
Anting dan telinga. Jika lawan mengenakan anting, apalagi yang ukurannya besar, maka bersyukurlah! Lawan semacam ini mudah dihadapi jika kita tahu caranya. Cukup dengan menarik anting-anting itu sampai putus, maka dijamin ia akan bersimbah darah dan kesakitan. Tidak akan fatal sampai melenyapkan nyawanya, tapi kemungkinan besar ia akan terlalu sakit untuk meneruskan pertarungan. Siapa suruh jadi penjahat? Oya, jika tidak ada anting, daun telinga juga bisa sobek jika ditarik dengan keras. Mengapa tidak?




tembok apapun boleh ko,
 ga harus tembok cina kalee..
Dinding atau selokan. Jika di belakang Anda ada dinding atau selokan, ada baiknya memanfaatkannya untuk membenturkan kepala lawan atau melemparnya agar jatuh. Ketika dia menyerang, manfaatkan momentumnya!




aim it low..
Lutut dan kemaluan. Gunakan tendangan hanya untuk menyerang dua titik ini saja. Jika Anda menendang terlalu tinggi, lawan akan mudah menangkisnya. Sebaliknya jika Anda menendang ke bagian yang rendah, biasanya preman yang tidak terlatih bela diri tidak akan sempat mempertahankan diri. Jika lawan melakukan tendangan tinggi, tangkislah dengan tangan sambil menyerang bagian kemaluan atau kakinya yang sedang berpijak di atas tanah.




eye for an eye...
Atas-bawah. Mata di atas, lutut dan kemaluan di bawah. Lakukanlah serangan tipuan dengan berganti-ganti antara serangan atas dan bawah. Biasanya preman bukanlah ahli bela diri. Jika kita berpura-pura akan menyerang ke arah kepalanya, paling-paling ia akan menyiapkan double cover layaknya petinju. Nah, itulah saat yang tepat untuk menyerang lutut atau kemaluan! Demikian juga jika Anda melakukan serangan tipuan ke arah lutut, dan lawan menyambutnya dengan menurunkan kedua tangannya, Anda tidak perlu ragu untuk menyerang mata atau telinga lawan. 




tulang kering = shin = gares
Tulang kering. Jangan terlalu takut pada lawan yang suka menendang. Jika ia mengumbar tendangan, dekati sedikit dan benturkan tulang keringnya dengan otot lengan atau siku Anda. Kemungkinan besar dialah yang akan mengerang kesakitan.














klo bisa gini jago bener dah..
Jarak. Jika jarak Anda dengan lawan cukup rapat, maka tidak bijaksana untuk memaksakan memukul dan menendang. Gunakan serangan dengan siku dan lutut. Agak jauh sedikit boleh menggunakan pukulan, sedangkan jarak yang lebih jauh lagi mengharuskan Anda menggunakan teknik tendangan. Jarak yang cocok untuk tendangan jangan digunakan untuk menyerang dengan siku, demikian pula sebaliknya.




well..kata orang dia pandai menyesuaikan diri dengan situasi..
Sesuaikan dengan situasi. Jangan berharap akan terjadi kondisi ideal. Andalah yang harus menyesuaikan diri dengan situasi, bukan situasi yang menyesuaikan diri dengan Anda. Lakukan apa yang Anda anggap perlu untuk menyelamatkan diri. Ingat, apa pun sah dalam rangka menyelamatkan diri. Apa pun!




Apabila lawanmu lebih dari satu orang atau mereka menggunakan senjata api, maka berusahalah menghindar dengan memanfaatkan kondisi lingkungan saat itu.


Jadi,buat apa kita takut sama orang jahat?

Sherlock Holmes mengatakan :


Orang yang berkelahi demi kebenaran akan mendapat kekuatan tiga kali lipat dari senjata yang dimilikinya.



(The disappearance of Lady Frances Carfax)


sumber : kaskus.us

Saturday, December 10, 2011

Tips Membela Diri [ Sikap Mental ]


Halo semuanya, bagaimana kabar, semoga kita semua tetap diberi kesehatan dan bisa terus memberi manfaat ke lingkungan sekitar, amin. Untuk artikel kali ini, bersumber dari sebuah forum di internet, isinya bagus, jadi saya ingin berbagi dengan pembaca semua, semoga bermanfaat.


Banyak orang jahat di luar sana yang akan membungkam orang-orang yang mencoba menghalangi rencana kejahatan mereka. Untuk itu, kepinteran dan kejeniusan kita tidak akan berfungsi saat kita sudah berhadapan langsung dengan orang jahat, khususnya di jalanan.

Disnilah perlunya pengetahuan kita untuk menjaga diri kita untuk siap sedia saat situasi darurat, khususnya di perkelahian tangan kosong. Di bawah ini ada beberapa prinsip yang harus kita ingat dalam bela diri praktis, antara lain :

bukankah aturan ada untuk dilanggar...? :p

Tidak ada aturan. Ini bukan pertandingan persahabatan di gelanggang yang menjunjung tinggi sportifitas. Tidak ada aturan bagi siapa pun yang melibatkan diri di dalamnya. Penyerang Anda tidak akan pusing memikirkan aturan, dan Anda pun sebaiknya melupakan segala aturan.








your safety, your priority, with all means necessary
Anda tidak perlu memikirkan nasib lawan. Orang yang menyerang Anda tiba-tiba di jalan tidak akan memikirkan keselamatan Anda. Karena itu, saya sarankan Anda mengesampingkan semua aspek moralitas barang sejenak dan memprioritaskan keselamatan pribadi di atas segalanya. Lagi pula, tidak ada jaminan Anda hanya akan diserang oleh satu orang.







dont try this on the street..
Hindari bergumul. Bergulat gaya Royce Gracie di UFC dulu memang kelihatannya keren, tapi sebaiknya jangan digunakan. Akan menjadi masalah besar jika Anda bergumul dengan lawan secara rapat, sementara ia menyimpan sebilah pisau di saku celananya. Kalau ia sempat meraih saku, tamatlah sudah. Di samping itu, bergumul dengan satu orang akan sangat membahayakan jika lawan Anda banyak. Sementara Anda bergumul dengan yang satu, datanglah yang lain. Namanya juga penjahat, tentu tidak sportif!









you're big..so what..!!

Jangan terintimidasi. Jangan terpengaruh dengan suaranya yang menggelegar, kata-katanya yang kotor, wajahnya yang jelek, atau tubuhnya yang penuh tato. Anda mesti ingat bahwa manusia yang merasa perlu mengintimidasi orang lain adalah manusia yang memiliki rasa takut dalam dirinya. Andaikan ia memiliki kekuatan besar, misalnya bisa meremukkan pohon beringin, maka ia tidak akan merasa perlu mengintimidasi lawan. Sekali sentil pun musuh melayang.




mm..if this, then that, if bla2, then bla2..

Kondisikan diri. Jangan ada keraguan. Sadarlah bahwa tidak ada pilihan selain melawan. Jika Anda masih ragu-ragu untuk melawan, maka jangan lakukan! Lawanlah jika Anda memang yakin. Jika belum yakin, maka yakinkanlah diri terlebih dahulu!











enough said..
Bersiap untuk apa pun. Namanya juga penjahat, mereka sudah terbiasa hidup curang. Anda tidak boleh berpikir bahwa mereka akan datang dengan tangan kosong hanya karena Anda tidak punya senjata. Anda pun sebaiknya berpikir dengan cara mereka. Kalau tiba-tiba ada sebatang linggis melintang di dekat kaki, mengapa harus gengsi? Ambil dan manfaatkan!







please dont hit me, i'm just too cute for that
Sadar tempat. Jangan mau didesak. Jika tempat Anda berpijak itu ramai, jangan mau dipojokkan ke tempat sepi. Tidak ada salahnya berteriak minta tolong agar penjahat itu diringkus ramai-ramai. Perhatikan keadaan sekitar. Adakah yang bisa dimanfaatkan demi keselamatan pribadi? Jika Anda yakin bisa menaklukkan mereka jika satu lawan satu, tidak ada salahnya lari ke gang yang sempit. Kalau ada tempat gelap yang berbahaya namun Anda sudah hapal luar kepala, tidak ada salahnya lari ke sana dan membereskan lawan-lawan Anda. Seluruh alam bisa digunakan sebagai senjata. Jangan ragu mendorong lawan agar jatuh ke jurang!



tidak harus belajar akupuntur dulu ko..
Titik-titik berbahaya. Anda tidak perlu berlelah-lelah mengadu otot dengan lawan. Kalau lawan banyak, maka Anda perlu menghemat tenaga. Seranglah daerah-daerah yang berbahaya saja. Mata, kemaluan dan lutut adalah tiga titik penting yang harus Anda ingat baik-baik. Satu serangan kuat ke salah satu dari tiga titik itu sudah bisa menjamin kemenangan.












Berlanjut ke posting berikutnya tentang aspek teknis saat membela diri..